Makna Sebuah Nama

Hari / Tanggal : Minggu, 16 Februari 2020
Ibadah Raya : 08.00 – 09.30
Pembicara : Pdt. Daniel A.S
Tema : Makna Nama
Ayat : 2 Samuel 12: 24 – 25

Nama sangat penting karena menentukan suatu destiny bagi orang tersebut seperti Abram (Bapa yang di tinggikan), namun di ubah oleh Tuhan dengan nama Abraham (Bapa banyak bangsa) di tengahnya di tambah H = Hei (kasih karunia). Tuhan merubah nama seorang Abram menjadi Abraham karena ada maksud Tuhan bagi Abraham dan jadilah Abraham sesuai namanya.

Jika kita bahas Daud, kita biasanya bahas tentang kehebatan, seorang yang di pakai luar biasa oleh Tuhan namun Daud ada kelemahannya juga sebagai manusia. Pada waktu itu Daud menghampiri Batsyeba dan melahirkan seorang anak yaitu Yedija. Yedija artinya the beloved of Jehova ( yang di kasihi oleh Tuhan). Daud tidak mengindahkan yang Tuhan mau dengan memperkenalkan nama Yedija namun Salomo. Salomo artinya dari kata Shalom (Peace, Joy, Health, etc)

Arti nama Daud : the beloved one. Daud takut anaknya menjadi yang di kasihi Tuhan karena
Daud paham betul arti nama Yedija oleh sebab itu, Daud tidak mau anaknya seperti pribadinya dengan menjalani proses Tuhan yaitumengalami kesulitan demi kesulitan pembentukkan Tuhan.
Amsal 13: 24 Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.
Daud maunya anaknya mengalami hal yang indah, sejahtera. Demikianlah terjadi pada Salomo, di mana tidak ada perang, hidupnya sejahtera, banyak yang datang memuji – mujinya karena hikmatnya. Daud menjadi besar, jaya karena melewati proses, didikan Tuhan namun berbanding terbalik dengan Salomo dimana Salomo tidak melewati didikan Tuhan seperti Daud sehingga pada akhir hidupnya menyembah berhala, kerajaannya terpecah.

Dalam Ibrani 12 : 5-6 Bahasa kasih Tuhan bukan berarti memanjakan diri kita dengan berkatNya namun bisa mendidik, menghajar dan memproses.

Amsal 3 : 11 – 12 Hai anakku, jangalah menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bisan akan peringatanNya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang di kasihiNya, seperti seorang ayah kepada anak yang di sayangi.
Tuhan mengasihi kita dengan mendidik kita supaya kita mengenal pribadi Tuhan dan menjadi dewasa di dalam DIA.
Dalam Ibrani 12: 11 Didikan Tuhan tidak mendatangkan sukacita namun dukacita. Suka tidak suka, Tuhan akan paksakan kita melewati proses demi proses supaya kita menjadi orang yang dewasa dalam pemikiran, keputusan, dll.

Yakobus 1: 2 – 3 Saudara – saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan , apabila kamu jatuh ke dalam berbagai – bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Kata Anggaplah arti di sini adalah pemikiran dari kita. Segala sesuatu yang kita alami, jangan di bawa perasaan saja tapi kita harus pikir dalam melewati setiap didikan Tuhan supaya kita mengerti dan paham betul apa maknanya. Contoh : pada waktu makan bukan hanya makan begitu saja tapi kita harus berpikir bahwa apakah ada manfaatnya atau tidak bagi tubuh kita.

JADILAH PRIBADI YANG DEWASA DI DALAM TUHAN.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !!

Sermon Digest

Our Videos