Siapa kita di hadapan Allah

Hari Minggu Tanggal : 17 Maret 2019
Ibadah Jam : 08.00 – 09.45
Pembicara : Pdt. Daniel A.S
Tema : Siapa kita di hadapan Tuhan
Ayat : Yohanes 1:12 ; Galatia 3:26

Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Galatia 3:26 Sebab kamu adalah anak – anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
Efesus 1:5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anakNYa, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,
1Yohanes 3:1 Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

Banyak anak – anak Kristen hilang identitasnya di hadapan Tuhan sehingga mudah takut, kuatir bahkan tidak percaya kepada Tuhan.
Pada waktu kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Jurus’lamat, kita bukan hanya di selamatkan tapi di ubahkan statusnya dari budak menjadi anakNya.
Kita di angkat sebagai anakNya bukan karena moral, dan perbuatan baik kita tapi dari semula Allah sudah menentukannya dari semula karena kerelaanNya. Seringkali anak – anak Tuhan kurang menyadari identitasnya sebagai anak Allah akibatnya sering lemah bahkan frustasi dalam menghadapi setiap masalah yang ada.
Saul tidak tahu identitasnya di dalam Tuhan akibatnya Saul mengalami ketakutan dan kuatir dalam hidupnya sehingga tidak bisa menghadapi goliath, berbeda dengan Daud di mana Daud tahu siapa identitasnya di dalam Tuhan akibatnya Daud berani menghadapi goliath bahkan mengalahkannya.

Kita adalah anak Tuhan yang mempunyai hubungan dengan Bapa di karenakan ada ikatan darah oleh sebab itu kita harus menyadari siapa kita di hadapan Tuhan. Pada waktu kita tahu dengan jelas siapa kita di hadapan Tuhan, kita tidak takut pada waktu menghadapi segala macam goliath yang ada dalam hidup kita. Sebaliknya jika kita tidak tahu dengan jelas identitas kita sebagai anak Allah maka kita akan di manfaatkan oleh ketakutan, kekuatiran sehingga kita di paksa untuk mengalami hal – hal yang tidak ada hubungannya dengan kita.

Kita sebagai anak Allah mempunyai value yang berharga/bernilai tinggi bukan dari apayang nampak dari luar namun di dalam hati dan pikiran kita di mana kita harus meng-upgrade terus pengenalan akan Allah dan terus membangun kesadaran yang kuat bahwa kita adalah sebagai anak Allah sehingga kita tahan uji dan keluar sebagai pemenang.
Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Injil adalah kabar baik, kekuatan Allah yang menyelamatkan, mempunyai damai sejahtera oleh karena itu Paulus mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil. Dalam injil tidak ada but (tetapi) contoh : Allah menyelamatkan kita ; Allah mengasihi kita.

2 Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidiklah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.
1 Yohanes 5:4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
Biarlah kita tanam dan menyadari di dalam hati dan pikiran kita di mana kita adalah anak – anak Allah sehingga kita tidak takut dalam menghadapi setiap masalah yang ada.
TUHAN YESUS MEMBERKATI !!

Sermon Digest

Our Videos