Sermon Notes

Hari / Tanggal : 13 Mei 2018
Ibadah Raya : I(08.00 – 10.00)
Pembicara : Pdm. Khristianto
Tema : Iman di balik jumbai jubah Yesus
Ayat : Markus 5 : 25-34

Mrk. 5:25-34 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan. Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk. Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya. Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya. Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?” Murid-murid-Nya menjawab: “Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?” Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu. Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya. Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”

2000 tahun yang lalu Pendarahan yang di alami wanita ini sangatlah menyiksa tubuhnya karena pada zaman dulu belum ada tekhnologi di bidang kedokteran yang cepat untu melakukan tindakan. Wanita ini secara fisik sangatlah lemah, mengeluarkan bau yang tak sedap sehingga dia di kucilkan karena di anggap najis, bahkan ekonominya terkuras habis untuk biaya pengobatan oleh sebab itu wanita tersebut membutuhkan mujizat.

Langkah untuk mendapatkan mujizat :
1. Mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus.
Untuk mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus ada beberapa hal :
a. Mendengar
Dimulai dengan mendengar tentang Yesus. Markus 5: 27a Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus.
b. Melangkah / tindakan
Markus 5: 27 maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang.
c. Tantangan / hambatan
Untuk menemui Yesus, wanita ini perlu banyak menghadapi banyak tantangan yaitu kelemahan fisiknya, phisoklogis, mengalahkan rasa malu, dilihat banyak mata dengan tatapan sinis dan jijik, dihina, diolok olok, dll

Sudahkah kita mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus? Lalu kenapa orang lain bisa memiliki perjumpaan pribadi dengan Tuhan dan kita tidak ? Kita tidak bisa mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus karena kita terlalau banyak menuntut dan fokus kita bukan kepada Yesus namun lebih ke masalah kita.
Ciri orang yang mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus :
• Lapar dan haus mencari Tuhan
• Memberikan waktu khusus yang terbaik untuk berjumpa pribadiNya
• Merendahkan diri dalam hadiratNya
• Mengucap syukur dalam segala hal
• Mengalami perubahan hidup

2. Memiliki iman kepada Kristus
Untuk memliliki iman kepada Kristus :
a. Memandang / melihat.
Wanita ini memandang jumbai jubah Yesus dan berkata pada dirinya “asal kujamah saja jubahNya, aku sembuh.”
b. Memegang dengan iman.
Langkah Iman wanita ini adalah memegang jumbai jubah Yesus. Yang terjadi adalah SEKETIKA itu juga dia sembuh.
Kenapa wanita ini menjamah jumbai jubah bukan tangan, pundak, kaki atau baju Yesus? Karena jumbai merupakan pengharapannya kepada Yesus, suatu penghormatan kepada Yesus. (Bilangan 15 : 38 – 41)

The true miracle of healing is not in overcoming sickness or “cheating” death, but in proving that sickness can’t stop you from serving and glorifying GOD.
TUHAN YESUS MEMBERKATI !!

Hari / Tanggal : 07 – Januari – 2018
bnvIbadah Raya : 10.00 – 12.00
Pembicara : Pdt. Aruna Wirjolukito
Thema : FOKUS PADA TALENTA YANG TUHAN
BERIKAN
Ayat : Maleakhi 3:17-18

Maleakhi 3:17-18
(17) Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.
(18) Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Tanda-tanda akhir jaman menunjukkan bahwa peristiwa rapture akan terjadi tetapi bukan sekarang terjadinya. Tetapi saat-saat ini TUHAN akan membuat perbedaan terhadap orang benar dan orang fasik, orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepadaNYA.

Kita harus memiliki pribadi yang kuat, yaitu dengan fokus kepada TUHAN. Kita tidak dapat mengubah apa sudah ditentukan dan diberikan oleh TUHAN, yaitu:
1. Jenis Kelamin tidak dapat diubah.
2. Tanggal lahir.
3. Urutan lahir.
4. Ras/Suku.
5. Talenta.
6. Orang tua.
7. Saudara kandung/Keluarga.
8. Masa Lalu.
9. Usia.
10. Menyembah TUHAN yang benar.

Kejadian 23:1-20 Ketika Sara mati pada umur 127 tahun, dan Abraham bersedih meratapi kematiannya. Abraham membeli tanah orang Het sebesar 400 sykal. Padahal orang Het ingin memberikan tanahnya gratis. Tetapi Abraham berkeras untuk membeli, dan orang Het akhirnya menerima 400 sykal perak.
Jadi kita harus memahami mana bagian kita yang harus memberi, dan mana bagian kita yang harus menerima.
Sara mati di Kiryat-Arba, terletak di Hebron. Kelak Hebron adalah kota tempat raja-raja Israel diberkati. Raja Israel tidak sah menjadi raja jika tidak diberkati di Hebron.
Abraham mengerti benar arti Hebron, yaitu jalan setapak menuju TUHAN.

Fokuskan tenaga, pikiran hanya kepada apa yang kita fokuskan. Jangan fokus kepada banyak hal dan membuang tenaga dan pikiran kita. Fokuskan hanya apa yang telah TUHAN tetapkan talenta kepada kita .

TUHAN akan membangkitkan tiga generasi pada akhir jaman.


TUHAN YESUS MEMBERKATI ..

Hari / Tanggal : 29 – Januari – 2017
Ibadah Raya : 10.00 – 12.00
Pembicara : Ps. Philip Mantofa
Thema : Mengolah Kasih Keluarga Bahagia
Ayat : 1 Korintus 13: 13

1 Korintus 13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Kasih yang terbesar di antara segalanya. Uang bukanlah takaran perkenanan Allah karena uang adalah berkat yang termurah dari surga, berkat yang palng besar adalah KASIH.
Kasih Bapa-lah yang sempurna karena hanya Tuhan yang bisa mengasihi orang – orang di jalan bahkan orang jahat sekalipun. Kita punya kasih yang tidak sempurna namun kita harus mengelolah kasih Tuhan yang ada pada kita sehingga kasih yang ada dalam hidup kita terus bertumbuh dan mengembang ke kanan ke kiri. Tuhan memberikan hidup berkelimpahan artinya hidup yang penuh di mana bukan hanya sukses dalam materi namun sukses dalam hubungan.

Kenapa kasih harus di kelola?
1. Karena tidak semua orang punya kedekatan yang sama dengan kita.
Yesus punya 70 murid, 12 murid, 3 murid namun Yesus punya 1 yang dekat dengan Dia yaitu Yohanes. kita harus memperhatikan pondasi kita di mana pondasi harus kuat sebelum kita berada di atas oleh sebab itu jangan targetkan sukses namun targetkan sehat. Kita harus mempunyai target yaitu sehat terutama dalam hubungan. Hubungan suami – istri tidak harmonis, tidak bahagia, kecolongan dalam pernikahan karena tidak mengelolah kasih dengan benar. Prioritas utama dalam sebuah keluarga adalah kasih. Warisan terbesar dalam keluarga adalah bukan harta warisan namun hubungan keluarga yang harmonis di mana saling mengasihi satu yang lain karena itu merupakan pondasi yang kuat juga bagi anak – anak.

2. Agar kita mengerti bagaimana meresponi setiap orang dengan benar.
Kita harus tahu dan mengerti bagaimana cara membagi waktu dalam hidup kita. Contoh : jangan sampai kita pelayanan hebat di luar namun keluarga kita terlantar.
Quality time dengan keluarga sangat penting bagi setiap orang.

3. Supaya kita bisa menyelesaikan pekerjaan Bapa atas hidup kita.
Hidup itu jangka panjang karena hidup itu marathon oleh sebab itu kita harus perhatikan stamina hidup kita. Kita harus mengerti panggilan Tuhan dalam hidup kita supaya pekerjaan Bapa selesai atas hidup kita karena tidak semua pekerjaan bisa kita selesaikan. Kita harus berani berkata TIDAK apabila Tuhan tidak suruh untuk melakukannya. Kita harus mengerti apa keputusan kita hari ini apakah YA yang terbaik atau TIDAK yang terbaik.

Kita harus mengerti siapa dan apa dalam hidup kita? Apabila kita bisa mengelola diri kita sendiri dan mengelolah kasih dalam hubungan maka kita bisa di percayakan lebih lagi dalam hidup kita.
TUHAN YESUS MEMBERKATI !

JADWAL & TEMPAT IBADAH


Ibadah I   : 08.00 – 09.30 WIB
Ibadah II  : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat Ibadah
AGRO PLAZA – Assembly Hall, Lt. 18
Jl. H.R.Rasuna Said kav X2 No 1
Jakarta
email us: gbisudirman@gmail.com







Sunday School