Sermon Notes

Hari / Tanggal :15 Maret 2020
Ibadah Raya : 10.00-12.00
Pembicara : Pdt.DR.Ir.Niko Njotorahardjo
Tema : Year of New Dimension
Ayat : 2 Korintus 4:13


TUHAN memberikan tema di tahun 2020 adalah Tahun Dimensi Yang Baru. Dimensi bicara tentang panjang, lebar, dan luas. Ini bicara tentang ukuran. Artinya kita bicara tentang Kasih TUHAN, Penyertaan TUHAN, Kubu Pertahanan TUHAN dalam seluruh aspek kehidupan kita.
Kita juga harus memperkatakan Firman Tuhan, seperti ada dalam 2 Korintus 4:13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.
Banyak perkatakan Firman TUHAN karena kita PERCAYA.

Mazmur 118:8 Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia.

Kalau kita memperkatakan karena kita percaya maka itu akan terjadi. Karena itu perkatakan Firman TUHAN setiap hari. Baca dan perkatakan Mazmur 91:1-16. Hati kita melekat kepada TUHAN dan menjadikan TUHAN sebagai tempat perlindungan dan kubu pertahanan kita.

Yeremia 17:7-8
(7) Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
(8) Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Hadapi tahun ini dengan Firman TUHAN. Kita harus semakin intim kepada TUHAN, artinya kita akan menjadi serupa seperti KRISTUS. 2 Korintus 3:18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Janji TUHAN adalah kita akan menjadi KEPALA dan bukan ekor, kita akan tetap NAIK dan bukan turun. KEMULIAAN TUHAN dalam kita akan SEMAKIN BESAR jika kita semakin serupa dengan GAMBAR-NYA. Inilah pesan TUHAN di tahun 2020 bahwa kita harus menjadi SERUPA dengan GAMBAR-NYA.

Ada 2 kata di dalam ALKITAB yaitu jika kita melakukannya maka akan diberkati: MEMBERI dan MENABUR.

1. HAL MEMBERI

Lukas 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luarakan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. ”

Di ALKITAB ada 4 jenis persembahan yaitu:
1. Persembahan Sulung (Amsal 3:9-10)
2. Persembahan Persepuluhan
3. Persembahan Khusus
4. Persembahan Sukarela Prioritas untuk memberi:
1. Untuk TUHAN
2. Untuk sesama
3. Untuk diri sendiri

2. HAL MENABUR

Jangan pergi ke MESIR. Artinya jangan gunakan cara dunia, jangan serakah. Tetapi ikutlah Firman TUHAN.
Baca kisah Kejadian 26:12-13 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

Wake up call  Bagi gereja TUHAN untuk menyelesaikan Amanat Agung TUHAN Yesus.
1. Doa Puasa 40 hari (1 Maret 2020 – 9 April 2020) – Tema doa ada di lampiran Warta Jemaat.
2. Berdoa untuk kedatangan TUHAN Yesus yang kedua.

Kita diberi kuasa untuk menyelesaikan Amanat Agung TUHAN YESUS (Matius 28:18-20 ; Markus 16:15-18)

Hari / Tanggal : Minggu, 23 Februari 2020
Ibadah Raya : 08.00 – 09.45
Pembicara : Ev.Elizabeth Phillip
Tema : Iman mengalahkan dunia
Ayat : 1 Yohanes 5: 5

1 Yohanes 5:5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

Yang bisa mengalahkan dunia adalah orang yang peraya yang lahir dari Yesus karena Yesus Anak Allah sudah mengalahkan dunia.

1 Korintus 15: 57 tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Roma 8: 37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang – orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Pengertian orang yang lebih dari pemenang : Yesus menghadapi maut dan mengalahkan maut, kemenangannya diberikan kepada kita, oleh sebab itu kita di sebut lebih dari pemenang. Kita bisa menang, dan kita bisa mengasihi Tuhan karena Tuhan Yesus lebih dahulu menang dan mengasihi kita.

Petrus merasa sudah mencintai Tuhan namun pada waktu Yesus di tangkap, Petrus lari dan menyangkal Yesus sampai 3 kali meskipun Petrus pada akhirnya mengalami pemulihan. Kita tidak bisa mengasihi Tuhan tanpa Tuhan mengasihi lebih dahulu kepada kita.

Berkat Tuhan tidak selalu bicara uang namun sukacita, damai sejahtera, kesehatan, serta di kasihi Tuhan dan sesama itulah berkat Tuhan yang luar biasa. Banyak gereja Tuhan jika bicara berkat Tuhan mengarah ke uang, harta yang berlimpah. Firman Tuhan mengatakan pilih Tuhan atau mamon. Mamon berasal dari kata mamonas, mamonas adalah nama iblis yang bekerja di balik uang. Mamonas mempunyai 4 jendral: ketamakan, pelit, iri hati, mengandalkan kekuatan diri sendiri.

1 Yohanes 5:4-5 Sebab semua yang lahr dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
Hanya iman kita yang bisa mengalahkan dunia.

Ibrani 11: 1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ibrani 11 : 6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh – sungguh mencari Dia.

Iman begitu penting bagi kita. Jangan sampai kita percaya bahwa Allah itu ada saja namun sampai percaya bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh – sungguh mencari Dia. Orang yang sungguh – sungguh mencari Dia adalah orang yang percaya dan melakukan perkataan Dia dengan segenap hati.

Tuhan selalu ada buat kita, dan Tuhan mengasihi kita oleh sebab itu kita jangan pernah meragukan Tuhan dalam hidup kita.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !!

Hari Minggu Tanggal : 28 Juli 2019
Ibadah Jam : 08.00 –09.30
Pembicara : Pdt. Onna Tahapary
Tema : Merdeka dari kutuk
Ayat : Ulangan 30: 19 – 20

Hal hebat tentang Tuhan adalah tidak pernah merencanakan untuk menciptakan kita seperti robot, namun Tuhan menciptakan kita dengan memberikan freewill, Tuhan memberikan kita tuntunan kepada kita supaya kita berjalan di dalam kebenaran. Tuhan tidak pernah menyangkal dirinya untuk mengaasihi kita.
Tuhan menghadapkan kepada kita 4 hal : kehidupan, kematian, berkat, kutuk. Kalau kita memilih kematian maka terjadi kutuk dalam hidup kita, sebaliknya kalau kita pilih kehidupan maka berkatlah yang kita terima. Tuhan sangat mengasihi kita, Tuhan memberikan tuntunan kepada kita supaya kita memilih yaitu kehidupan supaya kita hidup dengan berkat Tuhan. Sejak awal Tuhan menciptakan kita untuk tujuanNya yaitu untuk hidup, ini bukan hanya untuk kita tapi untuk keturunan kita. Dalam hidup kita harus memilih pilihan yang benar supaya kita bisa menikmati apa yang Tuhan berikan dalam hidup kita.
Kehidupan (HAYA) artinya kehidupan yang mengalami restorasi di mana meninggalkan kehidupan lama menjadi kehidupan yang baru. Kehidupan lama tidak ada kebenaran di dalamnya oleh sebab itu dalam kehidupan lama ada kematian dan kutuk. Kehidupan yang baru di dalamnya ada berkat oleh sebab itu kita harus memilih untuk di restorasi supaya kita hidup. Jikalau kita sudah memilih kehidupan yang baru, kita jangan lagi hidup dalam kehidupan yang lama.

2 Korintus 5 : 17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
Di dalam Kristus, kita adalah ciptaan yang baru. Di dalam Kristuslah kita di restorasi, di luar Kristus kita masih mengenakan kehidupan yang lama. Kalau kita kejar restorasi maka kita akan hidup dan mengalami berkat Tuhan bahkan kita akan mengalami kehidupan yang kekal. Kalau kita bertahan dalam kehidupan yang lama maka kita akan mengalami hal – hal yang buruk dalam hidup kita dan kita tidak boleh menyalahkan Tuhan di karenakan kita salah pilih dalam kehidupan.

Kutuk (Qelala) artinya eksekusi / hukuman mati. Jika kita salah pilih maka kita akan mendapatkan kutuk dan mati. Kutuk membuat kita kehilangan potensi dalam hidup kita. Gaya hidup yang kita lakukan hari demi hari adalah hidup dalam kebenaran dan menghidupi firman Tuhan serta meninggalkan kehidupan yang lama. Orang – orang yang di dalam kutuk pada waktu meninggal maka mereka akan mengalami eksekusi kematian yang kekal.
Kutuk arti yang kedua : bencana, kesusahan, air mata karena dosa. Dosa membuat kita akan mengalami bencana, kesusahan, air mata dalam hidup. Kita tidak perlu menghadapi hal ini jika kita memutuskan untuk memilih hidup benar dengan memilih hidup dalam Kristus.
Pada waktu kita memilih hidup yang benar dengan menjadi ciptaan yang baru maka kita akan mengalami kebahagiaan meskipun mengalami keadaan yang sulit.
Kalau kita tidak mendengarkan perintah Tuhan dan melakukan perintahNya maka kutuk akan memburu kita sampai kutuk mencapai kita. Supaya kutuk tidak mencapai kita, kita pilih untuk hidup benar dan hidup dalam Kristus (Ulangan 28 : 15).

Dalam Yohanes 14: 21 dikatakan barangisiapa memegang perintah Tuhan dan melakukannya, dialah yang mengasihi Tuhan maka Tuhan akan menyatakan diriNya kepada kita. Ayat ini ada korelasinya dengan ayat yang di atas. Kita harus di uji sebagai orang yang percaya di mana kita harus mengasihi Tuhan dengan dengar – dengaran sama Tuhan dan melakukan perintahNya maka berkat Tuhan ada dalam hidup kita. Jika kita tidak mengasihi Tuhan dan tidak memilih untuk hidup dalam restorasi maka kutuk akan memburu dan mencapai kita.

Di dalam Tuhan tidak ada rencana kecelakaan tapi damai sejahtera yang mendatangkan kebaikan. Pada waktu kita mengasihi Tuhan dan melakukan perintahNya maka berkat akan memburu kita, sebaliknya siapa salah pilih dengan yang tidak mengasihi Tuhan maka kutuk akan mencapai hidupnya sampai selamanya. 1 Korintus 16: 22 Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia, Maranata!
Barang siapa yang melakukan kejahatan, dia meninggalkan Tuhan (AZAB) dengan menolak kebenaran maka kutuklah yang datang dalam hidupnya bahkan sampai binasa, oleh sebab itu kita harus mengasihi Tuhan dan itu harga mati. Jika kita mengasihi Tuhan dan hidup benar maka kita akan di berkati sampai keturunan ke-7 bahkan sampai keturunan ke-8.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !!

Hari Minggu Tanggal : 28 Juli 2019
Ibadah Jam : 10.00 – 12.00
Pembicara : Pdt. Onna Tahapary
Tema : Mengikat Diri Kepada TUHAN
Ayat : Yesaya 40:31

Yesaya 40:31
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Di dalam ayat tersebut terdapat kata: menanti-nantikan ; kuat ; lari ; terbang ; tidak menjadi lelah.
Namun dalam realitanya banyak manusia yang tidak kuat, tidak terbang, menjadi lelah.

Menanti-nantikan TUHAN (KAWA) bukan berarti terus beribadah atau ikut dalam pelayanan, tetapi artinya mengikatkan diri kepada TUHAN. Kenapa kita dengan sadar mengikatkan diri kepada TUHAN, adalah supaya kita tahu jalan-jalan kehidupan kita dan tidak mengalami kelelahan rohani (exhausted spiritual). Ketika kita mengikatkan diri dengan TUHAN, artinya kita akan mendekatkan diri kepada SUMBER (Source).

Menanti-nantikan TUHAN juga berarti mencari TUHAN dengan sungguh-sungguh. Sungguh-sungguh artinya mencari TUHAN bukan hanya ketika kita butuh, bukan hanya ketika kita sedang ada perlu. Tetapi sungguh-sungguh berarti berharap kepada TUHAN. Kalau mau mendapatkan kekuatan berharap pada TUHAN, kalau mau tidak menjadi lesu berharap pada TUHAN, kalau mau berjalan dan tidak menjadi lelah berharap pada TUHAN.
Ketika kita sungguh-sungguh mencari TUHAN, maka kita akan berjalan di tanah yang bagus.

Kekuatan (KOHA) adalah TUHAN akan memberi kepada kita watak dasar dari kekuatan, tidak akan memberi kekuatan sisa atau kekuatan remah-remah untuk menjalani hidup.
Setiap hari kita menanti-nantikan TUHAN, artinya TUHAN akan memberi kita intisari kekuatan. Ketika kita mendapatkan inti kekuatan kita akan mampu menghadapi apa saja dalam hidup. Orang lain akan melihat kita berbeda, pada saat orang lain rebah tetapi kita tetap berdiri tegak !

Kekuatan (KOHA) juga berarti kemampuan untuk beradaptasi dalam kehidupan, seperti bunglon yang beradaptasi dengan lingkungan. Kita akan mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan, ciri-cirinya adalah: tidak berbantah-bantah dengan TUHAN, tidak bersungut-sungut, tidak iri hati.
Ketika kita keluar dari proses kepala kita akan tegak berdiri.

Yesus berkata, pikullah kuk yang Ku pasang. Konsep kuk adalah pikul bersama-sama dengan TUHAN, terikat dan tidak melepaskan diri.

Baca dan renungkan 2 Korintus 4:7-10, 16-18

Di dalam ayat tersebut, Paulus mengatakan bahwa kekuatan melimpah-limpah datangnya dari TUHAN, meskipun dianiaya, ditindas, hilang akal, dihempaskan. Tetapi Paulus mampu menanggung proses tersebut karena adanya kekuatan dariNYA.
Semua orang menghadapi proses, setiap orang berbeda menanggung proses. Tetapi kita tetap berlari sebab TUHAN memberi kita kekuatan baru setiap hari.

Selama kita mengikatkan diri kepada TUHAN, maka kekuatan, kemampuan, bunglon ada dalam kita. Kita akan mampu menghadapi proses. Itu yang Paulus katakan di ayat 16: Kami tidak tawar hati.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !!

JADWAL & TEMPAT IBADAH

Ibadah Online setiap hari Minggu
Pukul 17.00 Via Zoom, ID : 265-265-2605

Tempat Ibadah (Sementara tutup)
AGRO PLAZA – Assembly Hall, Lt. 18
Jl. H.R.Rasuna Said kav X2 No 1
Jakarta
email us: gbisudirman@gmail.com

Q.R. CODE