Batu Ginjal hilang tanpa operasi

Kesaksian Kesembuhan Batu Ginjal tanpa operasi oleh Bapak Andrie.

Shalom selamat malam, nama saya Andrie, aku mau member kesaksian bagaimana Tuhan Yesus sudah menyembuhkan aku dari serangan penyakit batu ginjal. Kejadiannya itu pada hari jumat tgl 31 Desember malam Tahun Baru yg lalu, habis makan malam aku duduk disofa dan aku mendapat serangan batu ginjal. Aku sebut ini serangan karena datangnya tiba-2, jadi disebelah kiri bawah perutku itu tiba-2 sakitnya luar biasa.

Kalau boleh aku bilang ini sakit yang paling sakit yang pernah aku alami. Batu ginjal itu bentuknya seperti batu bergerigi, seperti batu pasir dan kalau ia lagi berjalan luar biasa sakitnya bisa guling-2 an saking sakitnya. Lalu aku pergi ke dokter dan tanya kenapa sakit sekali dibagian kiri bawah perut, dan dokter waktu itu diagnosanya hanya kolik, kram perut atau masuk angin perut aja, dan disuntik analgetik buat menghilangkan rasa sakit. Dokter itu bilang kalau masih tak kunjung sembuh harap periksa lagi, jadi malam Tahun Baru itu aku berbaring ditempat tidur kesakitan. Sementara dari jendela aku melihat fireworks (kembang api) sangat meriah sedangkan aku menderita karena sakit.

Esoknya hari Sabtu aku mengusahakan sebisa aku agar nyeri itu berkurang, jadi aku panggil tukang urut untuk membuang angin yang diperut dan kram perut. Setelah dikerokin seluruh badan ternyata pengaruh ke tubuh sedikit sekali, masih terasa sakit. Hari Minggu aku ke Reflexiologi untuk direflexi seluruh tubuh, ada perubahan sedikit mendingan sekitar 2 jam, tapi sesudah itu balik sakit lagi. Hari Seninnya aku pergi ke dokter keluarga langganan, setelah diperiksa dokter menduga ada batu di ginjal saya, kemudian dia kasih surat rujukan untuk USG di rumah sakit. Jadi hari Selasa aku ke Rumah Sakit Medistra untuk USG. Setelah di USG dan lihat hasilnya, ternyata benar ginjal sebelah kiri bengkak. Kata dokter terapi dulu minum air yang banyak dan dikasih obat. Selasa siangnya aku tilpon Pak Budi karena kebetulan anak saya ikut mobil Pak Budi ke sekolah, aku ceritakan penyakitku dan minta bantu dalam doa. Kemudian Pak Budi kontak Pak Haryanto karena Pak Haryanto ada pengalaman mengenai batu ginjal yaitu sopir dan koleganya pernah alami sakit ginjal yang sama. Pak Haryanto anjurkan untuk minum Batugin yaitu semacam ramuan herbal dan jamu yang bisa melarutkan batu di ginjal dan keluar melalui air seni. Malam itu saya beli obat itu dan diminum, tapi tetap sakit dan nyeri kalau goyang sedikit. Penyakit itu datangnya malam jam 10 sampai jam 7 pagi sakit luar biasa, saya taruh botol isi air panas disekitar perut tapi sedikit pengaruhnya terhadap sakit saya. Hari Rabu pagi saya kasih tahu ayah saya tentang sakit ini dan dia bilang jangan tunggu waktu lagi harus ditindak secara medis (di laser). Jadi saya balik lagi ke dokter dan dokter menganjurkan untuk citiscan untuk menentukan letak batu secara persis sebelum dilakukan laser. Jadi rabu malam saya puasa dan dikasih obat cuci perut agar ususnya bersih. Secara pribadi aku ingin kesembuhan secara alami dan bukan secara medis seperti yang sudah dialami Pak Haryanto.

Jadi ada 2 opsi yaitu:

1. Secara alami dengan minum Batugin dan keluar lewat air seni, atau
2. Secara medis melalui sinar laser.

Saya maunya win-win solution yaitu coba dulu pengobatan yang dianjurkan Pak Haryanto dan kalau tidak bisa terpaksa dilakukan tindakan medis. Tapi ayah saya orangnya keras, dia mau harus dilakukan tindakan medis langsung. Hari Rabu malam saya pergi ke Rumah Doa bersama Pak Budi untuk berdoa minta kesembuhan, tapi ditengah jalan ayah saya tilpon agar saya segera pulang karena besok mau operasi. Saya tahu profesi dokter itu adalah pekerjaan yang mulia dimana Tuhan bisa memakai para dokter untuk kesembuhan kita, tapi dalam kasus saya ini saya minta Tuhan Yesus sendiri yang ambil tindakan bukan lewat dokter. Tapi karena ayah saya berkeras untuk membawa saya ke rumah sakit maka dia jemput saya di rumah doa rabu lalu. Saya konsultasi sama Pak Haryanto dan beliau mengatakan saya sebagai anak harus taat sama orangtua dan Tuhan juga tidak pernah melenceng dari FirmanNya, jadi saya ikuti kemauan ayah saya.

Hari Kamis saya di citiscan setelah dimasuki cairan berwarna melalui pembuluh intravena jadi semua organ dalam terlihat secara jelas. Setelah sesi citiscan selesai, suster yang melakukan citiscan tanya pada saya apa saya pergi ke dokter lain sejak dari Selasa sampai Kamis ini? Saya tanya kenapa memang? Dia jawab bahwa ginjal kiri saya ada semacam keloid (seperti bekas luka sayatan) dan batu ginjalnya tidak ditemukan lagi. Saya jawab tidak pergi ke dokter manapun saya cuma berdoa kepada Tuhan saja. Karena suster itu bertudung kepala (pakai jilbab), saya tidak perjelas Tuhan saya siapa. Yang pasti Tuhan dokter diatas segala dokter yang sudah operasi ginjal saya yaitu Tuha Yesus Kristus! Tadinya saya kira Cuma ada 2 opsi yaitu secara alami dan secara medis, tapi ternyata Tuhan punya opsi ke-3 yaitu Tangan Tuhan yang operasi (Mujizat).

Puji Tuhan, amin.

JADWAL & TEMPAT IBADAH


Ibadah I   : 08.00 – 09.30 WIB
Ibadah II  : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat Ibadah
AGRO PLAZA – Assembly Hall, Lt. 18
Jl. H.R.Rasuna Said kav X2 No 1
Jakarta
email us: gbisudirman@gmail.com





Sunday School