Sermon Notes


Hari / Tanggal : 23 Juni 2019
Ibadah Raya : 10.00-12.00
Pembicara : Pdt.John Max Titaley
Tema : Keluarga Vs Tantangan Era Milenial
Ayat :


Cara menghancurkan suatu bangsa di mulai dari hancurnya sebuah keluarga. Begitupula dalam gereja, jika gereja mau kuat maka setiap keluarga harus kokoh.

Era milenial adalah generasi yang lahir di atas tahun 1990-an, di era milenial teknologi semakin berkembang dan bahkan sangat pesat.
Bagaimana keluarga menghadapi di era milenial? Kalau keluarga tidak siap menghadapi era milenial ini maka keluarga akan hancur.
Di era milenial ini akan menciptakan 5 gelombang tsunami raksasa :
1. Kecepatan
Era milenial ini semua serba cepat dimana di lengkapi dengan fasilitas yang memadai. Serba cepat ini sangat bertentangan dengan gayanya Tuhan. Bangsa Israel di bawa Tuhan keluar dari Mesir untuk memasuki tanah perjanjian selama 40 tahun berputar di padang gurun supaya mereka mengerti siapa Tuhan yang mereka sembah (Ulangan 8 : 2 – 3). Tuhan membentuk kita untuk serupa dengan Kristus tidaklah dengan cepat karena Tuhan senang dengan prosesnya.
2. Kemudahan
Di era milenial mendapat kemudahan yang luar biasa. Untuk mempertahankan keselamatan yang dari Kristus tidaklah mudah, butuh perjuangan yang luar biasa.
3. Kenyamanan
Di jaman ini yang serba canggih membuat orang nyaman.
4. Kenikmatan.
Banyak orang menikmati segala sesuatu melalui HP-nya.
5. Kebebasan Privasi.
HP di kasih password supaya orang tidak bisa mengakses hpnya ini merupakan kebebasan privasi.

Di era milenial ini akan terjadi bencana yang besar :
2 Timotius 3: 1- 5 ayat ini menceritakan keadaan manusia akhir jaman di mana :
1. Muncul generasi yang tidak gigih, mudah menyerah, dan malas.
Banyak dari keluarga yang mengalami perceraian padahal pernikahannya masih baru di karenakan sudah terjebak dengan era milenial ini di mana semua serba cepat, nyaman, mudah,dll. Banyak keluarga yang tidak mau konseling ketika ada masalah di awal tapi baru konseling ketika pernikahannya sudah di ujung tanduk di mana sudah menetapkan untuk bercerai. Banyak keluarga yang ingin cepat menyelesaikan masalah, tidak mau ikuti proses yang ada karena tidak ada kegigihan lagi, dan mudah menyerah karena sudah terjebak dengan era milenial ini.
2. Muncul generasi HEDONISME dan NARSISME
Generasi HEDONISME dan NARSISME adalah generasi yang menjadi pemburu kenyamanan dan penghargaan. Orang yang seperti ini hidup untuk diri sendiri. Orang yang seperti ini tidak bisa menjadi serupa dengan Kristus.
Untuk menghasilkan buah itu butuh waktu dan tidak bisa cepat. Buah yang di hasilkan untuk menjadi dampak bagi orang sekitar kita, sehingga orang sekitar bisa merasakan kasih Kristus melalui hidup kita.

Hikmat menghadapi tantangan era milenial:
Amsal 24 : 3 Dengan hikmat rumah didirikan dengan kepandaian itu ditegakkan,
1. Membuat kesepakatan sejak dini.
Mencegah lebih baik dari pada mengobati.
2. Membangun keintiman dengan menjaga komunikasi yang baik.
Sebagai orang tua harus membangun keintiman dengan anaknya supaya anak tidak terbawa dengan arus dunia.
3. Orang yang lebih senior wajib menjadi teladan yang baik.
4. Tertanam dalam komunitas kecil yang baik dan sehat.
5. Menyibukan diri dalam pelayanan dalam gereja lokal.



TUHAN YESUS MEMBERKATI !

PESAN dan KESAKSIAN

Pesan Gembala Memasuki Tahun 2019

TEMA : 2019 TAHUN KELAHIRAN YANG BARU
“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.” (Yehezkiel 36:26-27)

Shalom Saudara yang dikasihi Tuhan, waktu berjalan sangat cepat dengan tidak terasa kita sudah berada di tanggal 2 Desember, yaitu pada bulan terakhir di tahun 2018. Sebentar lagi kita akan masuk tahun yang baru, tahun 2019. Tema Natal tahun ini adalah “LAHIRNYA SANG RAJA DAMAI.”
Tahun Ayin Tet (5779)

Kita akan memasuki tahun 2019. Dan kalender Ibrani telah memasuki tahun 5779 yang disebut dengan ‘Ayin Tet’ dari tanggal 10 September 2018-29 September 2019. ‘Tet’ itu artinya 79, ‘Ayin’ itu 70 dan ‘Tet’ itu 9. ‘Ayin’ itu berbicara tentang sebuah mata, dan saya percaya itu adalah mata Tuhan.

Kalau Saudara membaca Mazmur 33:18 dan Mazmur 32:8, di situ dengan jelas dikatakan, …mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia dan kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya. Ada berapa banyak yang takut akan Tuhan dan yang berharap akan kasih setia-Nya? Amin! Berarti mata Tuhan Yesus tertuju kepada kita! Dia mau mengajar, menasehati, menuntun jalan mana yang harus kita tempuh.

Sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2019, apakah Saudara mau diajar Tuhan? Saudara mau dinasehati Tuhan? Saudara mau dituntun jalan mana yang harus kita tempuh? Ini hanya bisa kita tangkap kalau mata kita tertuju kepada Dia. Kalau mata kita tidak tertuju kepada Dia, saya kuatir Saudara akan salah. Karena kita menganggap kalau Tuhan berbicara itu pasti suara-Nya lembut, “Hai anak-Ku…”, sepertinya enak dan mungkin pertama kalinya begitu. Tetapi kalau kita kurang dengar, mulai diperkeras suara-Nya, “Hai anak-Ku!!…”. Tetapi kalau masih kurang akan lebih keras lagi, “HAI ANAK-KU!!!…. Kalau masih tidak mau mendengar lagi maka, “HAI ANAK-KU…PLAKK….PLAAKK…!!” Dan yang disuruh itu mungkin orang dekat Saudara. Manusia yang disuruh! Ketika Saudara mengalami seperti itu, kalau kita tidak dekat dengan Tuhan dan mata kita tidak tertuju kepada-Nya maka Saudara akan salah dan bisa sakit hati, “Dia menzalimi saya…!” Tetapi kalau mata kita tertuju kepada Dia, pertama mungkin akan seperti itu, tetapi kemudian kita akan tahu bahwa ini Tuhan, “Ini Tuhan sedang mengajar saya…sedang menasehati saya. Tuhan sedang menuntun saya, saya maunya ke sini, tetapi Tuhan menuntun ke sana!” Saudara yang dikasihi Tuhan, pesan Tuhan untuk memasuki tahun 2019, yang pertama mata kita harus tertuju kepada Dia. Amin!

Tuhan akan mengajar, menasehati dan menuntun kita melalui arti daripada ‘Tet’ atau angka 9 tadi. Menurut tradisi huruf ‘Tet’ itu berbentuk sebuah rahim. ‘Tet’ ini juga berarti angka 9, bayi yang berada dalam rahim baru akan dilahirkan setelah terpelihara dengan baik selama 9 bulan. Jadi, ‘Tet’ ini bisa diartikan Sebuah Kelahiran. Saudara, memasuki tahun 2019 tema yang Tuhan berikan adalah “Tahun Kelahiran Yang Baru.” Tahun 2018 adalah Tahun Permulaan Yang Baru yang akan segera kita tinggalkan dan kita memasuki tahun yang baru, tahun 2019, “Tahun Kelahiran Yang Baru!”

Mungkin ada yang bertanya apa bedanya ‘Permulaan Yang Baru’ dengan ‘Kelahiran Yang Baru?’

Permulaan yang baru itu tadinya sudah ada tetapi dimulai dengan yang baru. Mungkin Saudara mengalami hidup yang lama-kelamaan tidak enak. Tuhan memberikan kepada Saudara untuk memasuki permulaan yang baru, hidup yang lebih baik. Amin!
Tetapi kelahiran yang baru ini berbeda, kelahiran itu dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Kalau Saudara dulu mungkin mengalami mujizat yang tidak lazim, sekarang Saudara akan mengalami mujizat yang baru! Saudara harus berhati-hati bicara tentang mujizat yang baru, sebab para ahli Teologia berkata, “Mujizat yang baru itu tidak ada karena semuanya sudah ada dalam Alkitab!” Saya aminkan itu, “Ya betul!”, tetapi yang dimaksudkan dengan mujizat yang baru bagi Saudara itu adalah mujizat yang belum pernah Saudara alami sebelumnya dan itu akan terjadi dalam hidup Saudara. Apa yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, belum pernah timbul dalam hati, semua disediakan bagi orang yang mengasihi Dia. Amin!

Mujizat Tuhan masih tersedia

Kesaksian dari Bapak Alfred – Pengerja GBI SUDIRMAN
Hari itu tanggal 15 Juni 2016 aku alami kecelakaan tunggal & kupercaya tangan Tuhan Yesus menyertai & menopang hidupku.. satu kecelakaan yg bagiku sampai detik ini bahkan sampai selamanya.. aku katakan itu ” Mujizat Tuhan ” dan terbukti janjiNya “Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya.” (Mazmur 37: 24)

Ketika melintas dgn motor diseputar wilayah Puri Kembangan.. tiba2 aku hilang kesadaran (blank) & otomatis motor tdk terkendali & berlari kira2 antara 55-70 km/jam.. Saksi mata blg kalo aku kendarai motor dlm keadaan zigzag.. org kira sdg kondisi nyalip kendaraan lainnya, padahal ketika itu aku sdh hilang kesadaraan & kejadian ini berakhir dgn aku jatuh disatu titik.. Saksi mata blg, banyak org blg kalo aku kritis.. mataku mendelik ke atas & mulut mengeluarkan cairan.. bahkan ada yg blg aku mati.

Pray ,Praise and Worship

Praise and Worship

Pesan Gembala Memasuki Usia 24 Tahun GBI Sudirman

Tema tahun 2019 adalah Tahun Kelahiran Yang Baru. Karena itu selama tahun 2019 ini ada 3 (tiga) hal yang harus kita lakukan:
1. Hidup menurut Firman Tuhan.
2. Banyak berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam. Artinya hidup intim dengan Tuhan, bergaul erat dengan Tuhan.
3. Harus berharap dan hanya mengandalkan Tuhan, bukan berharap kepada manusia atau kekuatan sendiri.

Manusia selalu mencari kebahagian dengan berbagai cara, ada yang mencari melalui kekayaan, ada yang mencari melalui kekuasan. Namun bagi anak TUHAN, mencari kebahagian berarti hidup menurut Firman Tuhan, dan menurut kehendak TUHAN pada jaman now.

Yesaya 48:18
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagianmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.

Kita sedang memasuki era Pentakosta yang ke-3, yaitu Pencurahan Roh Kudus pada jaman now. Ini adalah pencurahan Roh Kudus yang terbesar dan terakhir di jaman now, dan dimulai dari Indonesia melalui kegerakan anak-anak muda di Indonesia. Dan ini adalah generasi Yeremia, yaitu generasi yang cinta TUHAN mati-matian dan dipenuhi ROH KUDUS, tidak kompromi dengan dosa dan melayani negeri ini.

QUICK LINK

Music Video Clip


CLICK HERE

DUKUNGAN DOA

Permohonan Doa

Kami mendoakan jemaat yang mengisi formulir dukungan doa. Bagi yang membutuhkan dukungan doa dan caring , kami juga siap melayani permohonan caring Anda.

read more

KESEMPATAN MELAYANI


Bagi jemaat yg rindu melayani, kami sambut Anda untuk bergabung bersama kami melayani Tuhan di wadah ini.

read more

BINA BAKAT


Kembangkan Talenta mu

JADWAL & TEMPAT IBADAH


Ibadah I   : 08.00 – 09.30 WIB
Ibadah II  : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat Ibadah
AGRO PLAZA – Assembly Hall, Lt. 18
Jl. H.R.Rasuna Said kav X2 No 1
Jakarta
email us: gbisudirman@gmail.com







Sermon Digest

Our Videos


UCAPAN SELAMAT

ULANG TAHUN
Herwanto - 26 June
Roin Tanoto - 26 June
BAPTISAN AIR
Bagi anda yang rindu dibaptis segera Daftar Disini
Penyerahan Anak
Penyerahan Anak diselenggarakan pada Ibadah Raya hari Minggu dengan persyaratan orang tua harus mendaftarkan anak yang akan diserahkan minimal 2 minggu sebelum penyerahan. Daftar Disini
Pemberkatan Nikah
Daftar Disini

KRONIKA INFO

ABA